Komputer Terapan Jaringan
Komputer terapan jaringan adalah
Sekumpulan komputer terapan (rekayasa) yang saling terhubung satu sama lain
dengan meggunakan sebuah protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga
memungkinkan pengirim (Transmitter) dan penerima (Receiver). dapat saling
berbagi informasi secara cepat dan tepat.
Sebuah computer terapan juga memiliki sebuah system yang
bertugas untuk mengoperasikan / menjalankan segala bentuk aktifitas komputer
seperti aplikasi , system operasi seperti : Windows , Linux dll. System ini
yang kemudian kita kenal dengan System Komputer Minimal.
Dibawah ini merupakan gambar dari bagan System Komputer
Minimal :
v Fungsi
setiap bagian dari bagan diatas yaitu :
1. Input (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat
untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer
2. Output (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk
menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa
hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
3. I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke
luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
4. Process / CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian
fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat
pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
5. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan
memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang
berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM
(Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai
penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
6. Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem
komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat
membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat
ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara
keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data
melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur
paralel.
7. Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada
proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang
akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32
jalur paralel.
8. Control Bus
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses
ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.
v Jenis
Komputer Terapan Jaringan Berdasarkan Fungsi Alat :
1.
ACCES POINT
Access Point perangkat keras yang memungkinkan perangkat
wireless lain (seperti laptop, ponsel) untuk terhubung ke jaringan kabel
menggunakan Wi-fi, bluetooh atau perangkat standar lainnya. Perbedaan Acces
Point dan Wi-fi sendiri yaitu :
Access Point berfungsi untuk menghubungkan beberapa wireless
klien dengan perangkat jaringan atau komputer-komputer yang tergabung dalam
sebuah jaringan.
Bila diibaratkan jaringan berkabel. Access Point ini dianggap
sebagai Hub atau Switch. Sedangkan Wi-Fi
merupakan pengembangan dari Access Point, dimana pada perangkat ini fungsi
router dapat dioperasikan.
2.
WI-FI (Wireless
Fidelity)
Merupakan sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan
Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
3.
TITIK AKSES NIRKABEL
adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar
data tanpa media kabel.
4.
NIC
sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke
sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel
dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di
atas media jaringan.
·
Media pengirim data ke komputer lain di dalam
jaringan
·
Mengontrol data flow antara komputer dan sistem
kabel
·
Menerima data yang dikirim dari komputer lain
lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh computer
5.
ROUTER
Router merupakan perangkat
jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah
dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan
penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau
lebih. Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan
untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya
dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk
membentuk suatu Local Area Network (LAN).
6.
SWITCH HUB
Switch merupakan perangkat
jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung
/ concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa
memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana. Dan switch ini digunakan
sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (
Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch
biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk
melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.
Sedangkan Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja
di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai
penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP.
HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah
data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari
penggunaan HUB ini
·
Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau
penambahan workstation
·
Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
·
Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport
interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
·
Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi
Kerusakan )
·
Memberikan menegement yang tersentralisasi (
koleksi informasi, diagnostic)
v Jenis
Komputer Terapan Jaringan Berdasarkan Alat Koneksi :
1. Client Server :Merupakan tipe jaringan yang mempunyai
kedudukan yang jelas , mana sebagai server dan mana sebagai client.
2. Peer to :PeerMerupakan tipe jaringan yang
mempunyai kedudukan yang sama.
Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah Suatu
system c
omputer yang berbentuk sebuah Chip yang berfungsi sebagai pengontrol
rangkaian elektronik dimana didalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah
kecil RAM, memori program, atau keduanya), dan perlengkapan input/output yang
sudah terintegrasi didalamnya.
v Mikrocontroller
hanya ada 2 macam yaitu :
RISC merupakan kependekan dari Reduced Instruction Set
Computer. Instruksi yang dimiliki terbatas, tetapi memiliki fasilitas yang
lebih banyak.
CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer.
Instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.
v Jenis -
Jenis Mikrokontroler diantaranya :
1. AMCC
Hingga Mei 2004, mikrokontroler ini masih dikembangkan dan
dipasarkan oleh IBM, hingga kemudian keluarga 4xx dijual ke Applied Micro
Circuits Corporation.
403 PowerPC CPU (PPC 403GCX)
405 PowerPC CPU (PPC 405EP, PPC 405GP/CR, PPC 405GPr, PPC
NPe405H/L)
440 PowerPC Book-E CPU (PPC 440GP, PPC 440GX, PPC
440EP/EPx/GRx, PPC 440SP/SPe)
2. Atmel
Atmel AT91 series (ARM THUMB architecture)
Atmel AVR32
AT90, Tiny & Mega series – AVR (Atmel Norway design)
Atmel AT89 series (Intel 8051/MCS51 architecture)
MARC4
ATMega16
3. Cypress MicroSystems
CY8C2xxxx (PSoC)
4. Freescale Semiconductor
Hingga 2004, mikrokontroler ini dikembangkan dan dipasarkan
olehMotorola, yang divisi semikonduktornya dilepas untuk mempermudah pengembangan
Freescale Semiconductor.
8-bit (68HC05 (CPU05), 68HC08 (CPU08), 68HC11 (CPU11))
16-bit (68HC12 (CPU12), 68HC16 (CPU16), Freescale DSP56800
(DSPcontroller))
32-bit (Freescale 683XX (CPU32), MPC500, MPC 860 (PowerQUICC),
MPC 8240/8250 (PowerQUICC II), MPC 8540/8555/8560 (PowerQUICC III))
5. Fujitsu
F²MC Family (8/16 bit)
FR Family (32 bit)
FR-V Family (32 bit RISC)
6. Holtek
HT8
7. Intel
8-bit (8XC42, MCS48, MCS51, 8061, 8xC251)
16-bit (80186/88, MCS96, MXS296, 32-bit, 386EX, i960)
8. Microchip
Low End, Mikrokontroler PIC 12-bit
Mid Range, Mikrokontroler PIC 14-bit
High End, Mikrokontroler PIC 16-bit
16-bit instruction PIC (PIC16F84, PIC16F877)
9. National Semiconductor
COP8, CR16
10. NEC
17K, 75X, 78K, V850
11. Philips Semiconductors
LPC2000, LPC900, LPC700
12. Renesas Tech. Corp.
(Renesas adalah perusahan patungan Hitachi dan Mitsubishi.)
H8, SH, M16C, M32R
13. STMicroelectronics
ST 62, ST 7
14. Texas Instruments
TMS370, MSP430
15. Western Design Center
8-bit (W65C02-based µCs)
16-bit (W65816-based µCs)
16. Ubicom
SX-28, SX-48, SX-54
Seri Ubicom's SX series adalah jenis mikrokontroler 8 bit
yang, tidak seperti biasanya, memiliki kecepatan tinggi, memiliki sumber daya
memori yang besar, dan fleksibilitas tinggi. Beberapa pengguna menganjurkan
mikrokontroller pemercepat PICs. Meskipun keragaman jenis mikrokontroler
Ubicom's SX sebenarnya terbatas, kecepatan dan kelebihan sumber dayanya yang
besar membuat programmer bisa membuat perangkat virtual lain yang dibutuhkan.
Referensi bisa ditemukan di Parallax's Web site, sebagai penyalur utama.
IP2022
Ubicom's IP2022 adalah mikrokontroler 8 bit berkecepatan
tinggi (120 MIPs). Fasilitasnya berupa: 64k FLASH code memory, 16k PRAM (fast
code dan packet buffering), 4k data memory, 8-channel A/D, various timers, and
on-chip support for Ethernet, USB, UART, SPI and GPSI interfaces.
17. Xilinx
Microblaze softcore 32 bit microcontroller
Picoblaze softcore 8 bit microcontroller
18. ZiLOG
Z8
Z86E02
Komunikasi Data
Ragam Komunikasi
Komunikasi adalah Suatu proses
timbal balik yang terjadi ketika ada pengirim yang memberikan suatu informasi
melalui media transmisi yang akan di berikan kepada penerima. Sedangkan Komunikasi
data adalah proses komunikasi yang secara khusus untuk mengirimkan data dari
pengirim ke penerima melalui suatu media transmisi.
1. Alat untuk
menyampaikan informasi
2. Alat untuk
menerjemahkan lambang komunikasi
3. Alat untuk
mempersingkat penyampaian informasi
4. Alat untuk
menghibur dan mendidik
·
Simplex Comunication
Simplex Comunication yaitu Komunikasi satu arah, aliran data
hanya satu arah, contoh sistem komunikasi TV, Radio broadcast, Mainframe ke
monitor, keyboard ke cpu, dll.
·
Half-Duplex Comunication
Komunikasi dua arah, data dapat mengalir kedua arah secara
bergantian, hanya satu arah saja pada suatu saat. Contoh pada Sistem
Walkie-talkies, Komunikasi antar komputer di jaringan komputer.
·
Full-Duplex Communication
Komunikasi dua arah secara simultan, pada saat yang sama data
mengalir ke kedua arah secara bersamaan. Contoh akses internet dan telephon
lewat saluran TV cable, pada saat bersamaan.
Protokol
Model OSI
7 Layer OSI adalah sebuah
model arsitekt
ural jaringan yang dikembangkan oleh badan International
Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI mempunyai
sebuah kepanjangan, yaitu : Open System Inter Connection yang merupakan Kumpulan
Layer-layer yang tidak saling bergantungan namun saling berkaitan satu sama
lainnya.
v 7 OSI Layer memiliki 7 Layer yang Terdiri dari :
1.
Physical Layer
2.
DataLink Layer
3.
Network Layer
4.
Transport Layer
5.
Session Layer
6.
Presentation Layer
7.
Application Layer.
v Fungsi Masing-Masing Layer beserta Protokol dan Perangkatnya
Dari ke Tujuh Layer tersebut juga
mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing, yaitu :
1. Application Layer
Berfungsi sebagai antarmuka
dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi
dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol
yang berada dalam layer ini adalah HTTP,
FTP, SMTP, dan NFS.
2. Presentation Layer
Berfungsi untuk mentranslasikan
data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat
ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah
perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation
(dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing
(VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
3. Session Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan
bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di
layer ini juga dilakukan resolusi nama.
4. Transport Layer
Berfungsi untuk memecah data ke
dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut
sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu,
pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses
(acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di
tengah jalan.
5. Network Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan
alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan
routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3
(Switch Manage).
6. DataLink Layer
Befungsi untuk menentukan
bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame.
Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat
keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat
jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage)
beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak,
yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control
(MAC).
7. Physical Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan
media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur
jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat-perangkat yang
dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card)
berikut dengan Kabel – kabelnya.
1.
Lower Layer yang meliputi
: Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer.
2.
Upper Layer yang meliputi
: Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer
v Jenis-jenis Protokol Yang ada Pada LAYER OSI :
1.
Application Layer
·
DHCP (Dynamic Host
Configuration Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk distribusi IP (Internet Protocol) pada jaringan dengan jumlah IP (
Internet Protocol) yang terbatas.
·
DNS ( Domain Name Server)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk pemberian nama domain mesin dan nomor IP (Internet Protocol)
·
FTP (File Transfer
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk mentransfer file ke dalam mesin internetwork
·
HTTP (Hyper Text Transfer
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk mentransfer dokumen dalam bentuk HTML kedalam web
·
MIME (Multipurpose
Internet Mail Extention)
Fungsi: Protokol ini dugunakan
untuk mengirim file binarydalam bentuk teks
·
NNTP (Network News
Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk menerima dan mengirim news group dalm bentuk artikel dalam jaringan dan
berupa grup diskusi
·
POP (Post Office Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk menerima serta mengirim mail dari computer pengirim ke server
·
Telnet
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk login atau masuk ke komputer lain di Internet dan telnet juga mengakses
berbagai macam pelayanan umum yang ada di internet termasuk katalog perpustakaan
dan berbagai macam database.
2.
Presentation Layer
·
VTP (Virtual Terminal
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk membuat dan memelihara struktur data dan
Mentranslating terminal ke bentuk
standar.
·
SMTP ( Simple Mail
Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk pertukaran mail
·
SNMP (Simple Network
Management Protocol)
Fungsi: protocol ini digunakan
untuk memanajemen atau mengatur jaringan
·
RPC (Romote Procedure
Call)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk pemanggilan jarak jauh
3.
Transport Layer
·
SPX (Sequence Paket
eXchange)
Fungsi: Protokol ini digunakan
sebagai media transmisi data dan menjamin validitas data yang ditransmisikan oleh
IPX sehingga data yang terkirim tidak mengalami gangguan ataupun terjadi
corrupt pada data.
·
TCP (Transmission Control
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk pertukaran data berorientasi (connection oriented) Dan merupakan
komunikasi data yang digunakan oleh suatu komunitas internet untuk melakukan
proses tukar menukar data pada satu computer ke computer lainnya dalam suatu
jaringan internet.
·
UDP (User Datagram
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk pertukaran data non orientasi dan dipakai oleh aplikasi yang tidak
terlalu mementingkan layanan reliabilitas.
4.
Network Layer
·
IP (Internet Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk untuk menyediakan cara terbaik untuk membawa datagram dari sumber
ketujuan, tanpa memperdulikan apakah mesin yang bersangkutan berada pada
jaringan yang sama atau tidak, atau apakah terdapat jaringan-jaringan lainnya
antara sumber dengan tujuan atau tidak atau bias disebut dengan routing
·
RIP (Routing Information
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk memilih routing
·
RARP (Reverse ARP)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk mendapatkan informasi nomor IP dari hardware
·
ICMP (Internet Control
Message Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk engirim pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memperhatikan
perhatian khusus
5.
Session Layer
·
NETBIOS (Network Basic
Input Output System)
Fungsi: Protokol ini digunakan
sebagai sistem jaringan standar
·
NETBEUI, (NETBIOS Extended
User Interface)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk berkomunikasi LAN pda komputer yang berbeda,NETBIOS digunakan pada
jaringan Ethernet,Token Ring, dan Windows NT
·
ADSP (AppleTalk Data
Stream Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk memeriksa aliran data dan memantau aliran data di antara komputer,agar
data dapat terkirim.
·
PAP (Printer Access
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk
mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
·
SPDU (Session Protokol
Data unit)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk mendukung hubungan antara dua session service user.
·
NETBEUI (NETBIOS Extended
User Interface
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan
fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat
lunak.
6.
Datalink Layer
·
BSC (Binary Synchronous
Control / Protokol berorientasi karakter)
Fungsi:Protokol ini digunkan
untuk Pengalamatan dan pengiriman paket data yang berorientasi karakter.
·
HDLC (High Level Data Link
Control / Protocol berorientasi bit)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk mengumpulkan (menanyai) respons frame dari peer HDLC
·
PPP (Point to Point
Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk komunikasi synchronous dan asynchronous an
dapat menegosiasikan
fungsi-fungsi tambahan Error Detection, melalui variabel magic number.
7.
Physical layer
·
NIC (Network Interface
Card)
Fungsi: Protokol ini digunakan
untuk menghubungkan computer ke kabel yang
digunakan pada local area network
(LAN) dan mengijinkan komputer untuk berkomunikasi dalam network
Protokol
Model TCP/IP
TCP/IP
merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap
mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di
mana saja.
Fungsi
dari TCP/IP di antaranya :
·
Umumnya TCP / IP digunakan
untuk pengiriman file dalam satu jaringan.
·
TCP / IP juga sering
dimanfaatkan untuk keperluan “Remote login”
·
Computer mail.
·
Telnet, dll.
Penjelasan
dari masing-masing TCP/IP :
1.
Aplication Layer :
merupakan layer paling atas dari TCP/IP,tugasnya untuk menyediakan layanan
jaringan data kepada aplikasi TCP/IP.
·
Protokol ini mencakup
protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS),
Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet,
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol
(SNMP), dan masih banyak protokol lainnya.
2.
Transport Layer :
mempunyai fungsi untuk membuat komunikasi bersifat sesi yaitu
connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless.
·
Protokol dalam lapisan ini
adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Diagram Protocol (UDP).
3.
Internet Layer : berfungsi
untuk routing dan konversi paket-paket jaringan data menjadi paket-paket IP
·
Protokol yang bekerja
dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol
(ARP),Internet control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management
Protocol (IGMP).
4.
Network Access Layer :
berfungsi untuk meletakkan frame – frame jaringan di atas media jaringan yang
digunakan.
·
TCP/IP dapat bekerja
dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN
(seperti halnya Ethernet dan Token Ring), Man dan Wan (seperti halnya dial-up
model yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN),
Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode
(ATM).






0 komentar:
Posting Komentar