BROKEN
HOME
APA SALAH ?
Tidak!!, hanya saja dia menjadi korban dari ketidak harmonisan
kedua orang tuanya, tapi apa lantas kita menduga bahwa anak broken home itu
anak yang tidak baik ? kalau aku sendiri si ngga setuju. Mereka hanyalah
korban, mereka pun tak menginginkan memiliki keluarga yang tidak harmonis, memang
dia kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya, kurang mendapatkan kasih
sayang, tapi apa lantas kita harus mengecap bahwa dia anak yang tidak baik ?
Menurutku tidak sama sekali..
Memang ga bisa kita pungkiri banyak diluar sana anak-anak broken
home yang salah dalam pergaulan atau bisa dikatakan anak yang nakal dan
menjadikan alasan dia menjadi seperti itu karena kurang mendapatkan perhatian
bahkan kasih sayang, serta pengawasan dari orang tua. Buat aku ini bukan
alasan, memang sih semua itu benar tapi aku beranggapan anak broken home yang
seperti inilah yang sebagian besar anaknya menjadi anak yang mandiri, selalu
bisa menentukan pilihan dalam setiap langkah perjalanannya dan mungkin mereka
akan selalu tabah dan sabar dala menghadapi segala ujian dan cobaan karena
sudah terbiasanya mereka dengan setiap masalahnya.
Coba deh kalian berpikir
bahwa anak broken home tidak seharusnya seperti ini, mungkin kalian berpikiran
bahwa orang tua ku aja ga peduli sama aku ngapain juga aku peduliin mereka. Please,
ingat !! masa depan kalian ya kalian sendiri yang menatanya bukan orang tua
kalian, mereka juga kelak akan tersenyum bahagia atau menangis karena ternyata
masa depan anaknya suram, kalau udah kaya gitu siapa coba yang akan menyesal ? Pasti
ya kamu sendiri kan…
Kalau boleh jujur, aku juga anak yang berasal dari keluarga
broken home, tapi aku selalu berpikiran kalau kelak aku pasti bisa menjadi
orang sukses, orang tua ku juga akan bangga dan orang diluar sana yang
menganggap anak broken home itu anak yang ngga baik akan berkata “Bukan dari keluarga yang baik-baik aja
bisa sukses” keren kan ? karena masa depan kita masih bisa kita tentukan,
biarkan orang tua kita bermasalah, meski
seperti itu bagaimanapun keadaan mereka tetap orang tua kita, mereka juga
sebenernya ngga mau jika rumah tangganya harus berantakan ? tapi mau gimana
lagi kalau emang kenyataannya harus seperti itu ? Kita harus yakin, kalau
takdir adalah sebagian dari rencana Sang Pencipta dan rencana-Nya adalah jalan
yang terbaik yang harus kita tempuh. Mari Sahabatku, buktikan pada dunia kalau anak
broken home juga bisa menjadi orang yang pantas di perhitungkan.
Kalau buat aku si retaknya
rumah tangga itu ngga masalah asalkan anak tidak menjadi korbannya. Karena
bagaimanapun anak ya tetap anak sekalipun orang tua berpisah. Mungkin semua ini
adalah takdir, dan semua ini juga sebagian rencana-Nya. Jadikan semua ini
sebagai pelajaran berharga dan kelak kalian tidak seperti mereka yang
mengalami broken home. Buat apa terpuruk ? buat apa jadi melampiaskan ke hal
yang negative ? Sungguh tiada arti. Ngga sedikit orang diluar sana yang
sukses dan berhasil berasal dari keluarga yang tidak harmonis.
Jadi buat kalian yang merasakan broken home jangan berlarut dalam kesedihan dan jangan merendah diri ya...






0 komentar:
Posting Komentar